Hubungan Manipulatif Berpotensi Menjadi Hubungan Toxic
Apakah Anda atau Pasangan Anda adalah Manipulator? Deteksi dan Kenali dengan Benar Ciri-ciri Perilaku Manipulatif dalam Sebuah Hubungan
Foto: Sherly Intan Amalia
1. Enggan mengakui kesalahan
Manipulator sejatinya adalah pembohong ulung. Dia tidak akan merasa sedikit pun bersalah setiap kali melakukannya. Meskipun kesalahannya sudah jelas, bahkan kamu menyaksikan dan membuktikannya sendiri, dia enggan mengakui kesalahannya dan tidak mau mengakui sehingga selalu mencari alasan sebagai pembenaran. Tidak jarang dia terus menerus memberi sugesti kepadamu bahwa semua itu hanya ada dalam bayanganmu saja sehingga akhirnya kamu malah meragukan atau menyalahkan dirimu sendiri.
2. Ucapannya tidak sesuai dengan tindakannya
Si manipulator perasaan akan mengatakan "apa yang ingin kamu dengar", tetapi bersikap berlawanan dengan kata-kata manisnya. Setiap kata-kata yang keluar dari mulut manisnya, selalu diikuti pula dengan seribu alasan agar bisa menghindar atau menyangkal.
3. Memanfaatkan perasaan bersalahmu
Manipulasi selalu dimulai dengan rasa bersalah. Jika pasangan berhasil meyakinkan bahwa Anda bersalah atas tindakan Anda (bahkan ketika Anda tidak melakukan kesalahan apa pun), ia tahu Anda akan bersedia melakukan apa yang ia katakan. Ia tampak seperti pasangan yang penuh kasih tetapi sebenarnya rasa bersalah bukanlah cinta. Manipulator juga akan membuat Anda percaya bahwa mereka mencintai Anda dan membuat Anda seolah merasa dicintai.
4. Seringkali menempatkan dirinya sebagai korban atau playing victim
Seorang manipulator juga umumnya sangat sering memanipulasi atau memutarbalikkan fakta. Ia biasanya sangat pAndai dalam berbohong, membuat alasan, menahan informasi penting, atau sering kali menyalahkan korban jika ada suatu hal yang terjadi ( victim blaming ). Dengan begitu, Anda akan merasa terpojok dan ia bisa lebih berkuasa daripada Anda.
5. Memberikan sesuatu demi mendapatkan imbalan
Pertimbangkan apakah kebaikannya bersyarat. Mungkin dia bersikap manis dan baik jika Anda mengerjakan sesuatu dengan cukup baik, tetapi akan berubah ganas jika Anda melakukan kesalahan. Manipulator jenis ini tampaknya bermuka dua, sisi yang satu seperti malaikat ketika ingin disukai dan satunya lagi menyeramkan bila ingin ditakuti. Kemudian Anda merasakan seperti berjalan di ujung tanduk, takut membuat dia marah. Semua tampak baik-baik saja sampai Anda mengecewakan harapannya.
6. Menjadikan kelemahanmu sebagai senjata
Mereka menunjukkan kelemahan Anda, lalu menunjukkan kepada Anda bahwa dengan bantuan mereka, Anda dapat menjadi lebih baik. Mereka berusaha meyakinkan Anda bahwa mereka memikirkan yang terbaik untuk Anda, padahal sebenarnya tidak. Mereka akan memutarbalikkan pemikiran Anda sehingga Anda selalu meminta bantuannya dalam segala hal.
7. Melakukan manipulasi emosi
Ingin tahu kenapa dia begitu mudah memanipulasi? Karena dia membawa Anda ke titik di mana Anda tidak lagi mempercayai diri sendiri. Benar, manipulator mengambil rasa tidak aman Anda dan menggunakannya untuk melawan Anda. Mereka secara konsisten menunjukkan mana yang baik atau mana yang buruk, mana yang seharusnya atau tidak seharusnya Anda lakukan. Sehingga Anda mudah untuk dia kontrol.
Terus-terusan berinteraksi dengan seorang manipulator dapat membuat Anda merasa buruk, bodoh, dan rendah. Meski kenyataannya tidaklah begitu, Anda bisa meyakini hal tersebut akibat manipulasinya.
Nah, itu dia beberapa ciri dari hubungan manipulatif. Kalau pasanganmu punya ciri-ciri di atas, kamu patut waspada. Lama-kelamaan, kamu bisa terjebak dalam hubungan toxic.
Read more info "Apakah Anda atau Pasangan Anda adalah Manipulator? Deteksi dan Kenali dengan Benar Ciri-ciri Perilaku Manipulatif dalam Sebuah Hubungan" on the next page :
Editor :Sherly Intan Amalia
Source : dr. Meva Nareza dari Laman Alodokter